Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
DAERAH  

Bongkar Skandal 303 di Billiard Center Batam: Polisi Diduga Tutup Mata

Dugaan judi berkedok hiburan di pusat kota Batam memunculkan pertanyaan besar tentang integritas aparat hukum

Bongkar Skandal 303 di Billiard Center Batam: Polisi Diduga Tutup Mata
Bongkar Skandal 303 di Billiard Center Batam: Polisi Diduga Tutup Mata

HARIANSOLORAYA.COM, BATAM || Di tengah gemerlap kota Batam, sebuah fakta mencengangkan mencuat ke permukaan: dugaan praktik perjudian 303 di Billiard Center Batam yang berlangsung terang-terangan, namun luput dari tindakan hukum. Ironi ini menimbulkan pertanyaan besar: Benarkah aparat penegak hukum sengaja menutup mata?

Judi Digital Terselubung di Meja Biliar

Meski dikenal sebagai tempat hiburan malam yang ramai, Billiard Center Batam diduga menjadi markas judi digital. Chip dan koin digital yang digunakan dalam permainan biliar ini disinyalir bisa diuangkan kembali, menjadikan tempat ini sarang praktik perjudian terselubung.

โ€œTempat itu kelihatan santai, tapi di baliknya ada skema judi yang sudah sistemik,โ€ ungkap seorang narasumber internal yang meminta identitasnya disembunyikan.

Lokasi Strategis, Tapi Aman dari Penindakan

Yang mengejutkan, lokasi Billiard Center ini berada di pusat kota, hanya beberapa ratus meter dari pusat perbelanjaan dan rumah ibadah. Publik semakin curiga lantaran tempat ini seolah kebal hukumโ€”meski berada di lokasi strategis yang mudah dijangkau petugas.

โ€œKalau sudah bertahun-tahun aman, pasti ada yang melindungi,โ€ kata seorang tokoh masyarakat Batam. โ€œJangan bilang polisi nggak tahu. Itu sudah jadi rahasia umum.โ€

Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat

Muncul dugaan bahwa praktik ini berjalan mulus karena adanya โ€œpersekongkolan senyapโ€. Ada kecurigaan bahwa aliran dana judi digital ini turut mengalir ke oknum aparat atau pihak-pihak berpengaruh di kota Batam.

Pertanyaan publik pun mengemuka:
โœ… Apakah polisi benar-benar tidak tahu?
โœ… Siapa pengelola dan pemilik Billiard Center yang terlibat?
โœ… Benarkah ada pembiaran demi kepentingan โ€œorang dalamโ€?

Tuntutan Publik: Hukum Jangan Tajam ke Bawah Saja

Kasus ini menjadi cermin ironi hukum di Indonesia. Hukum kerap tegas kepada rakyat kecil, tapi tumpul ketika berhadapan dengan bisnis ilegal berskala besar.

โ€œKalau rakyat kecil yang salah, langsung ditindak. Tapi kalau sudah urusan bisnis haram ratusan juta rupiah, polisi pura-pura buta,โ€ kritik seorang aktivis hukum di Batam.

Media Akan Terus Mengawal

Sebagai media, kami berkomitmen untuk terus membongkar skandal 303 di Billiard Center Batam ini. Kami membuka ruang bagi pengelola, aparat, dan pemerintah daerah untuk memberikan klarifikasi. Namun, publik tidak lagi puas dengan kata-kataโ€”mereka menuntut tindakan nyata. (Fransisco Chrons)

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
Bagikan :

Eksplorasi konten lain dari Harian Solo Raya

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Harian Solo Raya

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca