HARIANSOLORAYA.COM, TANGERANGย || Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten menggelar kegiatan Pembinaan Politik bagi masyarakat di Gedung Aspirasi, Jalan Danau Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari berbagai unsur organisasi kemasyarakatan, seperti Karang Taruna, PKK, Posyandu, Majelis Taklim, serta para pengurus RT dan RW.
Kegiatan pembinaan politik ini menghadirkan anggota Komisi I DPRD Provinsi Banten, H. Muhammad Faizal, serta Kepala Bidang Fasilitasi Pembinaan Politik Kesbangpol Provinsi Banten, H. Holil Badawi, sebagai narasumber.
Dalam kesempatan tersebut, H. Muhammad Faizal menjelaskan bahwa pembinaan politik merupakan bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kehidupan demokrasi, sekaligus mempererat hubungan antar elemen masyarakat dan organisasi yang ada di wilayah Kelapa Dua.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara legislatif dan eksekutif agar kita dapat saling mengenal, memperkuat kebersamaan, serta merawat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.
Organisasi-organisasi yang hadir hari ini memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan lingkungan dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Faizal kepada awak media.
Politisi Partai Golkar tersebut menambahkan bahwa pendidikan dan pembinaan politik sangat diperlukan agar masyarakat mampu berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, demokrasi yang sehat harus dibangun melalui partisipasi masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
“Melalui pembinaan politik ini, kami berharap para peserta memahami pentingnya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. Demokrasi mengajarkan kita untuk berkompetisi secara sehat, jujur, dan berdasarkan kualitas serta kemampuan yang dimiliki,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Fasilitasi Pembinaan Politik Kesbangpol Provinsi Banten, H. Holil Badawi, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan politik merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sistem politik yang demokratis sekaligus meningkatkan kesadaran kebangsaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, masyarakat perlu diberikan pemahaman yang baik mengenai etika dan budaya politik agar mampu menjadi bagian dari proses demokrasi yang konstruktif dan berintegritas.
“Tujuan kegiatan ini adalah mewujudkan sistem politik yang demokratis, memperkuat kesadaran kebangsaan, meningkatkan pemahaman tentang etika dan budaya politik, serta memastikan berfungsinya suprastruktur dan infrastruktur politik secara efektif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” jelas Holil.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut. Selain mendapatkan materi mengenai demokrasi dan wawasan kebangsaan, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai pandangan terkait peran organisasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Dengan terselenggaranya kegiatan pembinaan politik ini, diharapkan masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, memiliki kesadaran politik yang baik, serta mampu berkontribusi dalam menciptakan kehidupan demokrasi yang sehat, aman, damai, dan harmonis di Provinsi Banten.
( Galih RM )
Eksplorasi konten lain dari Harian Solo Raya
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









