Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Heboh ! Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi di Semarang, Truk Hilir Mudik Saat Dini Hari

Aktivitas mencurigakan di kawasan Genuk memicu keresahan warga, dugaan distribusi BBM ilegal kian menguat

HARIANSOLORAYA.COM, SEMARANG || Warga kawasan industri Genuk, Kota Semarang, dihebohkan dengan aktivitas truk tangki yang hilir mudik pada malam hingga dini hari di sebuah gudang tertutup. Pergerakan yang berlangsung secara rutin ini memicu dugaan adanya praktik penyelewengan solar subsidi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, truk tangki kerap terlihat keluar masuk gudang di wilayah Genuksari, Kecamatan Genuk, terutama saat kondisi lingkungan relatif sepi. Aktivitas tersebut dinilai tidak lazim dan menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

โ€œSetiap malam pasti ada truk tangki keluar masuk. Kadang sampai dini hari, tapi siang hari justru sepi,โ€ ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kondisi ini menimbulkan kecurigaan bahwa gudang tersebut menjadi lokasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang tidak sesuai dengan ketentuan. Solar subsidi sendiri seharusnya diperuntukkan bagi sektor tertentu seperti transportasi umum, nelayan, dan usaha kecil.

Apabila dugaan ini terbukti, praktik tersebut berpotensi melanggar hukum serta merugikan keuangan negara. Selain itu, distribusi yang tidak tepat sasaran juga dapat berdampak pada ketersediaan solar subsidi bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sejumlah informasi di lapangan juga menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum berinisial โ€œWโ€ dan โ€œIโ€. Namun hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari aparat penegak hukum terkait identitas maupun peran pihak tersebut.

Pengamat energi menilai, praktik penyelewengan BBM subsidi kerap dilakukan secara terorganisir dan memanfaatkan celah pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan langkah cepat dari aparat untuk melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran dugaan tersebut.

Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk mengusut aktivitas di gudang tersebut. Mereka menginginkan adanya kepastian hukum serta tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait. Media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak berwenang.

Penegasan Redaksi:

Informasi dalam berita ini masih bersifat dugaan dan dalam proses penelusuran lebih lanjut. Penyebutan inisial dilakukan untuk menjaga asas praduga tak bersalah. Redaksi berkomitmen menyajikan informasi secara berimbang dan akan memperbarui berita sesuai perkembangan terbaru.ย ( Tim )

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
Bagikan :

Eksplorasi konten lain dari Harian Solo Raya

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Harian Solo Raya

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca