Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
DAERAH  

Viral Stetmen Oknum Kepala Desa Kuncir Yang Menerima Suap 1,5 Milyar

HARIANSOLORAYA.COM , DEMAK || Sistem pemerintahan akan berjalan dengan lancar apabila antar jabatan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan tupoksinya. Ketika tidak mampu melaksanakan itu tentu akan banyak permasalahan Yang muncul menggangu pelaksanaan pemerintahan. Salah satunya pemerintahan yang berada di desa. Pemerintahan desa merupakan sistem pemerintahan yang sangat menentukan baik tidak berkembangnya pembangunan desa. Pembangunan desa bisa berjalan lancar tentu di dukung dengan sumber Daya manusia yang berkompeten dan mumpuni sesuai dengan kebutuhan desa,

Seperti yang terjadi di lapangan beredarnya video tentang pengakuan seorang oknum Kepala Desa Kuncir yang menjadi viral beredar di media sosial,dalam unggahan video tersebut seorang oknum Kades yang berinisial (BDM)mengaku menerima suap Rp 1,5Milyar oleh Haji D,Orang terkaya di Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam

READ :   Pemko Tanjungpinang Event Pawai Budaya dan Kendaraan Mobil Hias Sempena Hari Ulang Tahun HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Seperti yang terjadi di lapangan beredarnya video tentang pengakuan seorang oknum Kepala Desa Kuncir yang menjadi viral beredar di media sosial,dalam unggahan video tersebut seorang oknum Kades yang berinisial (AT) mengaku menerima suap Rp 1,5Milyar oleh Haji D,Orang terkaya di Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak untuk menjadikan menantunya untuk dicalonkan kan Sekdes pada Pilprades Tahun 2021 yang lalu,

Terkait berita viral tersebut awak media mendatangi kediaman rumah Kepala Desa Kuncir dan berhasil mengklarifikasi terkait dengan Viralnya video tersebut yang di unggah di FB Akun Eko HK,saat klarifikasi berlangsung beliau menjawab dengan santai,bahwa stetmen yang saya ucapkan adalah sekedar intermezo atau guyonan saja, jadi tidak ada niat untuk mengkaji masalah tersebut dengan serius, ungkapnya,

READ :   Adakan Lomba Perdana, P3SI Kabupaten Tangerang Resmi Dilantik

Namun para pihak yang diklarifikasi di lapangan sangat menyayangkan atap stetmen Kades Desa Kuncir tersebut ,apapun bentuknya seorang Kepala Desa adalah tokoh dan pabrik figur ,harusnya berhati hati dalam berucap dan berperilaku ucap salah satu tokoh warga desa Kuncir yang tidak mau disebut namanya,

Harapannya masalah ini segera berakhir dan ada penyelesaian, karena bagi para peserta tidak diterima pasti sakit hati jika tahu ada bentuk gratifikasi jual beli jabatan,(Sutarso)

READ :   Polres Demak Bersama Dinkes Beri Imbauan Ke Apotek Agar Tidak Jual Obat Sirup

 

Editor : Galih RM

Banner IDwebhost

Tinggalkan Balasan

Banner IDwebhost