oleh

Saat Penertiban PPKM Covid-19 Oknum Pejabat Satpol PP Gowa Melakukan Pemukulan dan Penganiyaan

-DAERAH-703 views

Harian Solo Raya, Gowa – Seorang Oknum Pejabat Sekretaris Satpol PP Pemda Gowa, diduga melakukan tindak kriminal pemukulan terhadap dua orang korban suami istri yakni Ivan (25) dan istri Riyana (35) saat menggelar penertiban PPKM Covid-19, Peristiwa kejadian terhadap kedua korban Ivan Riyana Saat dirumah sedang melakukan Live jual Online di warkop milik korban sekitar Jam 08.30 wita malam, di jalan poros panciro dekat Kantor desa Panciro Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa, Rabu 15 Juli 2021

Peristiwa kejadian bermula saat saya lagi live didalam warkop dan lagi cari hidup, tiba tiba tim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM terdiri dari TNI dan Polri masuk ke warkop. Setelah masuk di warkop tim PPKM langsung melihat istriku berbusana sedikit lagi seksi dan menanyakan, ”kenapa seksi pakaianmu, tidak lama kemudian tim PPKM Covid-19 memberi arahan untuk menutup warkop tersebut. Setelah itu tiba-tiba salah satu Satpol PP Pemkab Gowa masuk dan langsung naik darah alias marah besar sekaligus nunjuk istriku kemudian memukul saya,” Ungkapnya Ivan.

Selanjutnya Lantaran istriku Riyana tidak tahan melihat saya di tampar maka istriku mengamuk, bukannnya menasehati istriku malah kembali mengulangi perbuatannya dengan melakukan pemukulan terhadap istriku yang lagi hamil sehingga mengalami pendarahan. Kedua suami dan istri yang di aniaya oleh oknum tim PPKM Covid-19 Satpol PP pemkab Gowa langsung pulang, setelah itu kedua Suami istri melakukan Visum di RSU Thalia dari hasil Visum tersebut menyebabkan luka memar di bagian wajah,” Tambahnya.

Peristiwa pemukulan dengan kekerasan terhadap suami istri sudah di laporkan ke Polres Gowa , Menurut salah seorang keluarga dekat kedua korban mengungkapkan bahwa pelaku pemukulan terhadap korban lelaki Ivan terhadap perempua Riyana bahwa pelakunya diduga Sekertaris Satpol PP Pemkab Gowa. Kepolisan Polres Gowa melakukan penyelidikan tindak kekerasan fisik terhadap kedua orang korban suami istri, Sementara kepala desa Panciro Kecamatan Bajeng Gowa, Anwar Malolo saat konfirmasi dengam awak media mengatakan jauh sebelum kejadian warkop ini sudah ditutup,” Tuturnya.

Laporan ; IkHsan Dg Tika

( Wahyu )

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar