Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Polres Purbalingga Ungkap Kasus Penyalahgunaan Psikotropika

Polres Purbalingga Ungkap Kasus Penyalahgunaan Psikotropika
Polres Purbalingga Ungkap Kasus Penyalahgunaan Psikotropika

HARIANSOLORAYA.COM, PURBALINGGA || Polres Purbalingga Ungkap Kasus Penyalahgunaan Psikotropika. Polres Purbalingga terus berupaya memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Purbalingga. Hal tersebut tampak dalam ungkap kasus penyalahgunaan psikotropika di halaman Polres Purbalingga, Kamis (21/7/2022) siang.

Wakapolres Purbalingga Kompol Pujiono mengatakan jajaran Satresnarkoba Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan psikotropika. Dua pelaku diamankan berikut barang buktinya pada Sabtu (25/6/2022) di salah satu tempat kost wilayah Kecamatan Kemangkon.

READ :   Bareskrim Bongkar Peredaran Gelap Narkoba Modus Keripik Pisang

Tersangka yang diamankan yaitu TFA (21) dan D (23) keduanya warga Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),” jelas Wakapolres didampingi Kasi Humas Iptu Edi Rasio dan Kaurbinops Satresnarkoba Iptu Amirudin.

Dijelaskan bahwa kedua tersangka datang ke Purbalingga dengan maksud untuk berjualan pakaian. Namun demikian, saat sudah beraktivitas di Purbalingga, keduanya membeli psikotropika secara online yang rencananya akan dikonsumsi sendiri.

Keduanya patungan uang untuk membeli psikotropika secara online. Setelah melakukan pembayaran dan barang dikirim sesuai dengan alamat yang sudah disepakati,” jelasnya.

Advertisement
READ :   Ketua SMSI Pohuwato : Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis di Pohuwato

Saat diamankan petugas yang sedang melakukan observasi, didapati psikotropika ada pada dua orang tersebut. Kemudian keduanya diamankan berikut barang bukti lain ke Polres Purbalingga.

Dari kedua tersangka diamankan 9 butir obat jenis Calmet Alprazolam, satu bungkus plastik bekas paket warna hitam, satu buah pampers warna putih, satu lembar kertas warna pink dan biru, tas cangklong warna hitam, dua unit handphone dan dua bukti pengambilan uang.

READ :   Program PTSL Panitia Di Desa Mlaten Demak Minta Pengaju Sertifikat 600 Sampai Dengan 1.000.000 Rupiah

Wakapolres menambahkan tersangka dikenakan Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Ancaman hukumannya yaitu pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp. 100 juta. (Red)

 

Editor : Galih RM

 

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
Bagikan Artikel :
Banner IDwebhost

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banner IDwebhost