oleh

Obat Covid-19 Mahal dan Langka, Ketum GBNN : Copot Izin Usaha dan Pidanakan Produsen Mafia Obat Covid-19

-OPINI-70 views

Harian Solo Raya, Cibinong | Ketua Umum Garda Bela Negara Nusantara (GBNN) Fahria Alfiano menyampaikan pernyataan sikap harga obat-obatan virus Corona yang mahal dan mengalami kelangkaan.

“Saya mendapat informasi dari anggota keluarga pasien Covid-19 yang kesulitan mendapatkan obat-obatan virus Corona,” katanya melalui telepon seluler di Cibinong, Senin (12/7/2021) malam.

Ia menambahkan, anggota keluarga akhirnya mendapatkan obat-obatan Covid-19, namun dengan harga yang tinggi tidak sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan Pemerintah.

“Masyarakat itu lagi susah, jadi jangan tambah dibebankan dengan harga yang tidak sesuai HET dong, ” ujar Fahria.

Lanjutnya, seharusnya Pemerintah tegas dalam hal ini Kementrian Kesehatan (Kemenkes) menindak tegas oknum yang bermain dengan harga tinggi dan kelangkaan obat Covid-19.

“Jika Pemerintah acuh dalam hal ini, bagaimana dengan masyarakat yang terpapar Covid-19 namun ekonominya kekurangan. Dan dalam hal ini harus mengambil langkah cepat agar menciptakan rasa aman, dan rakyat bisa tenang mengakses obat-obatan Covid-19 dengan mudah serta harga sesuai HET,” jelas Fahria.

Ketum GBNN menegaskan, pihaknya siap membantu berkoordinasi dengan pemerintah untuk bisa berperan maksimal dalam menjaga ketersediaan obat Covid-19 dengan cara mengawal produsen dan distributor yang mencoba jadi mafia yang menjual obat-obatan Covid-19 dengan harga melambung.

“Jika ditemukan dan terbukti ditindak tegas dengan mencabut izin usaha mereka serta dipidanakan. Kalau perlu buat UU nya,” jelas Fahria.(Red)

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar