Korupsi Getar Desa, Kejari Bondowoso Tahan Kades Sempol Dan Mantan Kades Sumberejo

Banner IDwebhost

BONDOWOSO – HARIANSOLORAYA.COM–Kejaksaan Negeri Bondowoso menahan dua orang terpidana korupsi anggaran Dana Desa untuk alokasi program Getar Desa
(Gerakan Pendidikan Kesetaraan Berbasis Desa) tahun 2018.

Dua terpidana dimaksud yakni, Hari Prasetyawan mantan Kades Sumberejo, dan Hartono bin Juli, Kepala Desa Sempol, Kecamatan Ijen.

Kajari Bondowoso, Unaisi Hetty Nining, kepada wartawan, Senin (14/4/2020), menuturkan, bahwa keduanya kini ditahan di Lapas Klas II B Bondowoso setelah mengikuti sidang putusan melalui video conference di Kantor Kejaksaan Negeri Bondowoso.

Disebutnya bahwa berdasarkan putusan nomer 142/PID.SUS/PPK/2019/PN.SBY, 14/4/2020, Hary Prasetyawan divonis 1 tahun 4 bulan dan denda Rp 50 juta.

Sementara, untuk terpidana Hartono bin Juli, Kepala Desa Sempol berdasarkan putusan nomer 140/PID.SUS/TPK/2019/PN.SBY, 14/4/2020 terbukti bersalah melakukan korupsi, dan divonis 1 tahun dengan denda Rp 50 juta.

“Salah satu terpidana telah mengembalikan kerugian negara. Walaupun tidak utuh,”ungkapnya.

Ditambahkan oleh Wahyu Satrio, Kasi Pidsus Kejari Bondowoso, bahwa keduanya terbukti melakukan korupsi terhadap alokasi anggaran untuk Getar Desa tahun 2018. Yang mengakibatkan kerugian negara puluhan juta rupiah.

“Kasus anggaran Getar Desa 2018. Sekitar di bawah Rp 100 juta. Modusnya kegiatan kejar paket A, B, dan C, namun tak dilaksanakan,”pungkasnya.(Nusul/Edis)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Korupsi Getar Desa, Kejari Bondowoso Tahan Kades Sempol Dan Mantan Kades Sumberejo"