Kemerdekaan Pers Belum Sentuh Level Bebas

Tidak ada komentar 187 views
Banner IDwebhost

HarianSoloRaya, Jakarta – Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) pada 2019 belum menyentuh level bebas. Dewan Pers dalam rilis IKP 2019, Senin (4/11) menyebut IKP di Indonesia berada di skor 73,71 atau dalam kategori ‘cukup bebas’.

Meski demikian, Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menyebut IKP pada tahun ini cenderung meningkat meski tidak signifikan. Dibandingkan tahun sebelumnya, IKP di Indonesia berada di angka 69 alias agak bebas.

Adapun untuk mencapai level IKP dengan level bebas dibutuhkan skor minimal 90.

“Kriteria 73,71 maknanya cukup bebas. Ada kenaikan dari sebelumnya yaitu 69 agak bebas, sekarang cukup bebas,” kata Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh, di Jakarta, Senin (4/11).

Nuh menyatakan survei IKP meliputi pada tiga aspek yakni lingkungan fisik dan politik, lingkungan ekonomi, serta lingkungan hukum. Ada 20 indikator survei, melibatkan 408 informan ahli sebagai responden di 34 provinsi.

Menurut Nuh, hasil survei memperlihatkan kenaikan indeks dalam tiga klasifikasi lingkungan. Lingkungan fisik dan politik menjadi 75,16 dari sebelumnya 71,11, lingkungan ekonomi 72,21 dari sebelumnya 67,64, serta lingkungan hukum 72,62 dari 67,08.

Lingkungan fisik dan politik meliputi sejumlah indikator, antara lain kebebasan berserikat, kebebasan dari intervensi, kebebasan dari kekerasan, kebebasan media alternatif, keragaman pandangan, akurat dan berimbang, akses informasi publik, pendidikan insan pers, dan kesetaraan kelompok rentan.

Kemudian indikator di lingkungan ekonomi, yakni kebebasan pendirian perusahaan, independensi dari kelompok kepentingan, keragaman kepemilikan, tata kelola perusahaan, dan lembaga penyiaran publik.

Baca Selanjutnya 

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kemerdekaan Pers Belum Sentuh Level Bebas"