Banner IDwebhost
Banner IDwebhost
DAERAH  

Keluarga Protes, Polisi Diduga Berpihak ke Pelaku Pengeroyokan dan Gunakan Senpi saat pengamanan, Andre : Seperti Teroris

Hariansoloraya.com, Gorontalo – Anggota Kepolisan Sektor Lemito diduga menggunakan senjata api saat hendak mengamankan seorang warga di Desa Kenari, Kecamatan Lemito, Selasa (9/7/2024).

Penggunaan senpi tersebut mendapat protes dari pihak keluarga Herman Yusuf yang sempat diamankan oleh pihak kepolisian.

Menurut keterangan Keluarga, Andre Yusuf anak dari Herman Yusuf, kejadian tersebut bermula saat orang tuanya menampar salah satu terduga pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap dirinya.

“Yang satu orang ini papa saya tempeleng, karena sebelumnya orang itu mencari papa saya di pasar, seolah-olah mau ajak berkelahi. Jadi biar bagaimana papa saya marah, akhirnya ditamparlah oknum itu,” ungkap Andre.

READ :   Warga Kenari Diduga Dikeroyok 4 Orang, Korban : Sudah Melapor Tapi Tidak Ditindaklanjuti Polisi

Setelah ditampar, lanjut Andre, oknum tersebut balik ke rumahnya di Babalonge untuk mengambil Sajam sekaligus mengajak temannya yang juga pernah memiliki masalah dengan Orang tuanya.

“Yang satu orang itu belum bawa sajam. Pas dia balik ke rumahnya, dia so ajak kamari itu temannya dan mereka bawa sajam. Akhirnya, papa saya dorang ajak berkelahi pas di depan rumah orang kedukaan, itu kejadian barusan di Desa Kenari,” jelasnya.

READ :   Pimpin Rapat TPID, Endang Usulkan Pengendalian Inflasi Melalui Operasi Pasar

Dari kejadian ini, Andre sangat menyayangkan tindakan kepolisian yang berpihak pada oknum saja, sementara kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum yang sama tidak ada penindakan lebih lanjut.

“Polisi sini cuman dengar dari pihak sebelah, tanpa dengar dari kami sebagai korban. Kenapa cuma papa saya yang ditangkap, bagaimana dengan pelaku yang pernah saya laporkan tidak diproses juga, jadi polisi macam berpihak sama dorang,” ungkap Andre.

READ :   Kelurahan Binong Gelar Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad Saw 1444H/2023 M

“Sekarang papa saya polisi tangkap di kedukaan tadi, sama dengan menangkap teroris pakai tembakan lagi. Jadi kami keluarga intinya tidak terima, harusnya yang diamankan itu juga mereka pelaku yang melakukan pengeroyokan terhadap saya,” Tutupnya.

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
Bagikan Artikel :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *