Kawin Lari Tragis, Tiga Di Tikam Satu Meninggal Diujung Badik

Banner IDwebhost

GOWA– HARIANSOLORAYA.COM–melalui satuan porsenil Sabhara Polres gowa bersama tim identifikasi Kamis malam berkisar pukul 19.50 WITA di depan SPBU Tanetea Desa Bontosunggu Kec Bajeng, Kab. Gowa. mendatangi TKP kasus pembunuhan dan atau penganiayaan di wilayah hukum Polsek Bajeng.(25/5;2020)

Setelah mengetahui kejadian tersebut selanjutnya para personil meluncur kemudian mengamankan TKP yang berada di sebuah kios depan SPBU Tanetea Desa Bontosunggu Kec Bajeng, Kab. Gowa.

Kronologis kejadian:

berawal suami per Mariati bersama anak dan kemenakan akan melakukan kunjungan silaturahmi ke keluarga dalam rangka idul Fitri.

Saat dalam perjalanan Said (red) melihat istrinya Mariati lagi bersama FT (42) sedang menjual semangka disebuah kios milik (FT) depan SPBU Tanetea, yang diduga pada tanggal 5 Mei 2019 lalu, Telah kawin lari.

Karna saat itu Said melihat istrinya mariati (red) bersama terduga pelaku, (FT), maka saat itu juga (Said) suami mariati mendatangi kios tersebut, “Mariati sang istri kaget, karna tiba tiba didatangi oleh said sang suaminya, Mariati pun kemudian berlari kearah pelaku.(FT) yang diduga kawin lari bersama Mariati istri said.

Said pun mengikuti istrinya mariati, namun pelaku (FT) seolah tidak terima kalau mariati di ikuti oleh said suaminya, kemudian (FT) spontan mencabut sebilah badik lalu menikam (Said) suami Mariati.

Ditempat yang sama, Aripuddin anak kandung said, merasa tidak rela melihat ibunya Mariati bersama sang pelaku (FT), ia pun berniat menolong sang ayah (said) namun Wiwin yang berada tidak jauh dari said juga ditikan oleh FT sang pelaku.

Masih ditempat kejadian, muh fadil dg maro yang melihat kejadian tersebut berniat menolong Wiwin yang terjatuh saat usai ditikan, namun pelaku FT juga menikan Muh fadil dg maro yang saat itu tidak berada jauh dari said suami mariati.

usai menikan ketiga korbannya pelaku langsung melarikn diri bersama mariati istri said.

Lanjut ketiga korban tersebut langsung dibawa ke puskesmas Bajeng, namun tidak berselang lama, kemudian korban Wiwin yang luka tikaman di bagian perut dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas bajeng.

Sementara ditempat terpisah, kepala puskesmas bajeng, dr Wahyudi, “saat dikonfirmasi awak media terkait ketiga korban penikaman tersebut, membenarkan, kalau wiwin meninggal dunia, sementara Said yang luka tikaman lengan kanan dan lengan kiri juga dada, bersama Muhammad Fadil Dg Maro yang luka tikaman di punggung sebelah kanan tersebut, dirujuk ke rumah sakit Syech Yusuf Kab.Gowa.

Adapun beberapa barang bukti yang diamankan di TKP, menurut humas polres gowa AKP Tambunan dalam press conperence jumat siang barang bukti tersebut dibawa ke Polsek Bajeng untuk proses hukum lebih lanjut,

terkait perbuatan pelaku selanjutnya penyidik menerapkan Pasal 338 Subs Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara sementara saat ini pelaku dalam pencarian dan pengajaran oleh tim anti bandit dan unit Reskrim Polsek Bajeng di back up tim Resmob Polda Sulsel.

Lanjut kapolres Gowa AKBP Boy Samola SIK MH saat dikonfirmasi terkait kasus tersebut mengatakan,”kami akan tegas terhadap pelaku kejahatan dan menghimbau kepada terduga pelaku untuk segera menyerahkan diri kemudian menghimbau kepada pihak keluarga untuk menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada Polres Gowa serta berpesan untuk tidak melakukan aksi balas dendam,” pungkas AKBP. Boy Samola.(*)

Hariadi talli

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kawin Lari Tragis, Tiga Di Tikam Satu Meninggal Diujung Badik"