Banner IDwebhost
Banner IDwebhost

Jatuhkan Vonis Terdakwa Saroni dan Imam Jaswadi 1,6 Tahun Penjara Sidang Tipikor Semarang

HARIANSOLORAYA.COM, SEMARANG || Terdakwa Kasus Penyuapan Seleksi Perangkat Desa tahun 2021, mantan Kanit Tipikor Polres Demak Saroni,SH,MH,MM dan mantan Kepala Desa Cangkring Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak Ir.H.Imam Jaswadi, SH, akhirnya masing-masing divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Semarang, 1,6 tahun penjara dipotong masa tahanan dengan dikenai denda Rp.50 juta, serta terdakwa harus membayar biaya perkara sebesar Rp. 5000,-

Hal tersebut terungkap saat sidang putusan terdakwa yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Arkanu, dalam sidang virtual dari Pengadilan Negeri Tipikor Semarang, Senin (12/12/22).

Pada sidang sebelumya tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Heryono, adalah selama 2 tahun penjara putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum.

READ :   Oknum Pegawai Kantor UPP Kelas 111 Juana Pati, Tidak Menghiraukan Surat Somasi Serta Tidak Kooperatif

Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU selaku jaksa penuntut umum,Sehubungan terdakwa tidak mengajukan banding atau menerima putusan majelis hakim, maka JPU mengatakan pikir-pikir.

Sebelumnya terdakwa Saroni dan Imam Jaswadi, tertangkap tangan atas kasus Suap Seleksi Perangkat Desa Kecamatan Gajah tahun 2021, oleh Polda Jateng.

Sedangkan terdakwa Dr.Amin Farih M.Ag, dan Adib, S.Ag, M.Si masing-masing di vonis hukuman 1 tahun penjara dan denda 50 juta dengan biaya perkara Rp.5.000.

READ :   Purna Tugas, 5 Personel Polres Demak Mendapat Penghargaan

(Sutarso)

BERITA TERBARU YANG DISARANKAN !
READ :   PERSAJA Siap Menjadi Garda Terdepan dalam Mempertegas Posisi Jaksa dalam Penegakan Hukum
Bagikan Artikel :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *