Dosen UNS Ubah Enceng Gondok Jadi Pupuk Kompos dan Pakan Ternak

Banner IDwebhost

HARIANSOLORAYA.COM, Solo — Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang diketuai Mercy Bientri Yunindanova SP MSi dari Program Studi (Prodi) Agroteknologi Fakultas Pertanian,  yang beranggotakan Prof Dr Ir Supriyono MS serta Bayu Setya Hertanto SPt MSc melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Pengabdian masyarakat  bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat dan Pengentasan Masalah Biomass Enceng Gondok di Rawa Pening Melalui Pembuatan Kompos dan Pakan Ternak”.

Mercy Bientri Yunindanova mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk perhatian dan kontribusi nyata UNS terhadap masyarakat dalam penanganan masalah enceng gondok di Rawa Pening. Caranya adalah dengan mengolahnya menjadi pupuk kompos dan pakan ternak sebagai produk yang layak jual.

“Rawa Pening yang terletak di Kabupaten Semarang memiliki 3 isu utama yang menjadi permasalahan yang tidak kunjung terselesaikan, salah satunya enceng gondok. Kami disini telah melakukan kegiatan sejak bulan Mei dan telah dilaksanakan selama 6 bulan,” ujar Mercy Bientri Yunindanova, di Kampus UNS, Solo, Jumat (4/10).

Menurut Mercy, enceng gondok yang merupakan gulma infasive ini telah menutupi sebagian besar permukaan Rawa Pening dan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan, perikanan, pariwisata, dan ekonomi secara umum.

Oleh karena itu, Mercy Bientri Yunindanova bersama Prof Supriyono dan Bayu Setya Hertanto berinisiatif untuk mengintegrasikan unsur akademisi, masyarakat dan pemerintah dalam menggabungkan unsur lingkungan dan ekonomi dalam menangani permasalahan enceng gondok di Rawa Pening.

“Kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat sepenuhnya terlaksana jika masyarakat tidak mendapatkan keuntungan dari sisi ekonomi. Untuk itu kegiatan ini mendampingi masyarakat hingga dapat menghasilkan produk yang layak jual menggunakan bahan baku lokal yang tidak termanfaatkan serta untuk berkontribusi pada upaya penyelamatan Rawa Pening,” tambah Mercy.

Setelah didampingi secara intensif oleh Tim Pengabdian Masyarakat UNS, warga Desa Kadirejo kini telah mampu membuat produk pupuk organik enceng gondok “Surya Alam” dan silase pakan komplit enceng gondok “Good Feed”.

Dalam acara launching yang dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Semarang, Ir Wigati Sunu MBA dan disaksikan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang, Wiwoho ST MSi, Tim Pengabdian Masyarakat UNS juga memberikan bantuan berupa Rumah Kompos dan silase kepada masyarakat Desa Kadirejo untuk mendukung keberlanjutan proses produksi pupuk organik dan silase pakan komplit.

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Dosen UNS Ubah Enceng Gondok Jadi Pupuk Kompos dan Pakan Ternak"