oleh

Di Anggap Tak Menanggapi Aspirasi Masyarakat, Anggota BPD Desa Bontoala Menantang Media Untuk Di Beritakan

-DAERAH-232 views

Harian Solo Raya, Sulsel-Gowa–Rabu 04/08/2021. Anggota BPD pada hakikatnya mempunyai kewenangan menindaklanjuti aspirasi masyarakat Desa. Selain dari pada itu anggota BPD,dilarang untuk melakukan hal-hal yang dapat merugikan kepentingan umum, mendiskriminasi warga atau golongan masyarakat, serta menyalahgunakan wewenang.Apabila anggota BPD melanggar dari apa yang menjadi tugas dan wewenang itu, maka ia diberhentikan.

Namun pada kenyataannya sangat di sayangkan, Anggota BPD Desa Bontoala malah kembali menantang awak media untuk diberitakan,setelah diduga mengabaikan permasalahan salah satu warganya yang terdzolimi,yang di ketahui bernama Abd Rais dg Paewa, yang tidak mendapatkan keadilan setelah anaknya dikeroyok.Dari sikap dan tingkah laku arogansi petugas BPD sangat jelas dan tidak layak di ditempatkan selaku Anggota BPD Yang tidak paham etika Yang nantinya dapat merusak sendi sendi pemerintahan, kami berharap pemerintah desa dapat lebih jeli menempatkan anggotanya dalam struktur pemerintahan desa.

“Kasi naik maki kalau mauki kasi naik natunggu jaki memang, Saya tunggu pemberitaannya” ungkap anggota BPD melalui chat WA kepada salah satu awak media

meski peristiwa pengeroyokan yang dialami pihak keluarga Abd Rais Dg Paewa sudah sampai kerana pihak kepolisian sektor pallangga yang menghasilkan peryataan damai dengan syarat, Dimana pihak keluarga pelaku harus membayarkan biaya ganti rugi kepada korban hingga kondisi korban membaik.

Anggota BPD desa bontoala yang sering kali dihubungi oleh salah satu Lembaga Ormas untuk mempertanyakan kejelasan dari perjanjian tersebut,hanya mendapatkan janji janji palsu,”Oh, iyya nanti saya sampaikan keSekdes untuk mediasikan ini jadi tunggu saja panggilannya supaya bisa dipertemukan kedua belah pihak,” ungkap anggota BPD lewat via telpon, Namun pada kenyataannya hingga saat ini belum juga ada kejelasan

Yang anehnya, dari surat pernyataan damai yang di sahkan di kantor Desa, Bontoala dan di ketahui oleh Kepala Desa,Bhabinkantibmas serta Bhabinsa, dan juga anggota BPD hingga saat ini belum ada upaya untuk mempertemukan kedua belah pihak.

Laporan:Nirwan DL

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar