oleh

TMMD Tlogotirto resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sragen

-DAERAH-36 views

Harian Solo Raya,Sragen, 14 Juli 2021 Kodim Sragen telah selesai melaksanakan TMMD Sengkuyung tahap II tahun 2021 yang jatuh di Ds. Tlogotirto Kec. Sumberlawang. TMMD dibuka 15/06/2021 lalu oleh Drs. Joko Suratno (Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa (DPMD) Sragen (mewakili Bupati Sragen). Sasaran TMMD Tlogotirto diantaranya cor jalan sepanjang 817 m Lebar 2,5 m dan tebal 12 cm, Rehab Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 14 unit dan pembuatan Jamban sehat sebanyak 18 unit telah selesai 100%.

Hari ini TMMD sengkuyung tahap II TA 2021 di Tlogotirto Sumberlawang resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sragen H.Suroto diaula guyub rukun Makodim Sragen. Penutupan berlangsung sederhana dan hanya 12 orang undangan diantaranya Kapolres Sragen, Kajari PMD, Camat Sumberlawang, Kapolsek, Danramil, Kepala desa Tlogotirto hadir menyaksikan penandatanganan dan penyerahan hasil dari Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno,S.I.P kepada Wakil Bupati Sragen.

Dalam sambutannya Dandim mengatakan bahwa penutupan sengaja digelar di makodim dikarenakan situasi dan kondisi masih dalam situasi ppkm darurat sehingga bisa meminimalisir kerumunan.

“Tema tmmd kali ini adalah wujud sinergi membangun negeri yang artinya adalah bahwa TNI bersama pemerintah daerah dan Polri serta masyarakat bersama-sama melaksanakan percepatan pembangunan fasilitas umum fasilitas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sasaran berupa fisik dan non fisik sudah dilaksanakan semua, untuk pencapaian sasaran fisik juga diimbangi dengan pencapaian sasaran non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, binkamtibmas, penyuluhan pertanian, peternakan, kesehatan dan lain sebagainya”.

“Sasaran non fisik dibutuhkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme dalam menangkal berbagai ancaman disintegrasi bangsa yang dilancarkan melalui peredaran gelap narkoba aksi terorisme meningkatnya aksi kriminalitas serta isu bangkitnya komunisme paham radikalisme dan lain-lain yang semuanya bisa mengganggu stabilitas ketahanan nasional Indonesia” Paparnya.

Dandim berpesan agar memelihara semangat gotong royong yang sudah terjalin baik serta memelihara hasil tmmd agar bisa dinikmati masyarakat dalam waktu yang panjang.(Ari.S)

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar