Pilbup Sukoharjo, Masih Didominasi Kalangan Tua

Tidak ada komentar 161 views
banner 468x60

Hariansoloraya.com, Sukoharjo — Bursa bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilbup Sukoharjo 2020 sepertinya masih didominasi nama-nama lama. Dari sekian nama yang dimunculkan, tidak ada satupun dari kalangan milenial yang mewakili suara kaum muda ikut dalam konstelasi politik.

“Sangat disayangkan dari nama-nama yang muncul masih itu-itu saja dan seolah-olah tidak ada kader partai lain atau calon yang berkualitas dari kalangan masyarakat umum. Bahkan dari sekian nama, tidak ada satupun dari kalangan milenial. Menurut saya ini menjadi masalah besar di kemudian hari,” kata mantan aktivis dan pengamat politik Sukoharjo, Riris Bayu Aji, Senin (14/10).

Tidak adanya kaum muda yang mencalonkan diri dalam Pilbup menjadi salah satu faktor penyebab sikap apatis dari kalangan muda untuk menggunakan hak pilih dalam Pemilu maupun Pilkada. Selain itu kalangan muda menilai ini sebagai kegagalan pemerintah yang kurang menciptakan iklim peluang berekspresi bagi para generasi millenial.

Sementara itu dari perwakilan politisi muda Sukoharjo, demokrasi hari ini masih diwarnai dengan menghitung kepala tanpa memperhitungkan isi kepala masyarakat Sukoharjo. Bahkan sampai saat ini tokoh yang muncul sama sekali belum melakukan politik gagasan dan politik programatik yang menjadi pertimbangan masyarakat dalam menentukan pilihannya di bilik suara nantinya.

“Jika demokrasi terus-terusan diisi oleh kaum tua yang mengejawantahkan politik hanya sekadar berapa biting yang dimiliki, mustahil  muncul pemimpin yang dapat menjawab persoalan rakyat. Perlu  memunculkan tokoh muda yang mampu menjawab persoalan masyarakat Sukoharjo dan mampu memberikan wacana gagasan positif,” tandas politisi muda Partai Nasdem, Sumarjono. (Red)

Banner IDwebhost banner 468x60
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pilbup Sukoharjo, Masih Didominasi Kalangan Tua"