Pemkab Wonogiri Harus Sediakan Biaya Rp 145 Miliar Untuk Pindahkan Kantor Pelayanan

Banner IDwebhost

Wonogiri, HarianSoloRaya – Seluruh kantor pelayanan dan pemerintahan di lingkungan Pemkab Wonogiri rencananya dipindahkan ke daerah Bulusulur, Kecamatan Wonogiri. Dengan demikian, seluruh kantor tersebut kelak terkumpul di atas lahan seluas 14 hektare.

Bupati Wonogiri Joko ‘Jekek’ Sutopo mengatakan, kantor pelayanan terpadu itu diawali dari semangat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara terintegrasi.

“Kami ingin menuju pemerintahan yang punya akuntabilitas tinggi, efektif dan efisien. Masyarakat nanti tak perlu mobilitas yang terlalu jauh untuk mendapatkan pelayanan,” katanya

Pihaknya mengaku sudah melakukan kajian bersama UGM Yogyakarta. Dari kajian tersebut, biaya yang dibutuhkan untuk membangun kantor pelayanan terpadu berkisar Rp 143-145 miliar.

Pemindahan dan pembangunan kantor tersebut akan dilaksankan dengan skema multiyears selama dua tahun. Sehingga dana yang dibutuhkan setiap tahunnya berkisar Rp 70-75 miliar.

Dimulai 2021

Bangunan baru kelak akan mengusung konsep perpaduan antara budaya lokal, indie dan milenial. Sehingga mampu merepresentasikan karakter Wonogiri.

Penyusunan Detail Engineering Design (DED) dilaksanakan tahun 2020 mendatang. Adapun pembangunan fisiknya dimulai tahun 2021 mendatang.

Saat ini, Pemkab masih dalam tahap proses pendalaman kemampuan keuangan daerah. “Anggaran perbaikan jalan digeser untuk pembangunan kantor pelayanan terpadu. Kami juga melakukan upaya optimalisasi anggaran dari provinsi dan pusat,” terangnya.

Adapun kantor-kantor pemerintahan yang lama nantinya akan disewakan atau dikerjasamakan dengan pihak ke tiga. “Nanti didorong untuk dikerjasamakan untuk menambah pendapatan daerah, karena tanahnya tidak dijual,” ujarnya. (Red)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pemkab Wonogiri Harus Sediakan Biaya Rp 145 Miliar Untuk Pindahkan Kantor Pelayanan"