oleh

LURAH PONDOK KARYA MENGABAIKAN KELUHAN WARGA DAN MELINDUNGI RT YANG MELAKUKAN PEMALSUAN TANDA TANGAN SERTA PEMOTONGAN BST

Harian Solo Raya,Tangerang-Pada hari kamis tanggal 28 juli 2021, Warga Rt. 10 Rw. 01 Kel. Pondok Karya Kec. Pondok Aren Tangerang Selatan Menerima BST sebesar Rp. 600.000. Namun didalam penerimaan uang tersebut 15 warga disuruh melakukan setoran oleh Plt. Rt. 10 yang saat ini menjadi Rt. Di kel. Pondok Karya sebesar Rp. 100.000.-

Menurut Warga alesan setoran ke pihak rt tersebut adalah untuk kepentingan warga RT. 10 yg tidak menerima BST, agar dibelikan beras Namun pembagian tersebut tidak merata terhadap warga sekitar lingkungan

Menurut keterangan dari Sdr. Abd. Azis selaku tokoh masyarakat setempat, bahwa beras tersebut ternyata dibagikan pada saat menjelang pemilihan rt dan tanda terima dari pembagian beras itu dipalsukan tanda tangan beberapa warga tersebut oleh pihak rt termasuk tanda tangan saya dipalsukan sebagai tokoh masyarakat saya sangat kecewa dan dirugikan dalam hal ini wargapun sangat kecewa dengan tindakan tersebut *TANPA ADANYA MUSYAWARAH OLEH TOKOH MASYARAKAT LINGKUNGAN MAUPUN PIHAK RW* yang dilakukan oleh Rt sangat jelas sudah merugikan banyak pihak dan tidak pantas dengan inisiative sendiri. keluhan ini sudah disampaikan melalui sdr. Abd. Azis ke pak lurah melalui tlf pada hari kamis tanggal 5 Agustus 2021, tetapi pak lurah Pondok Karya, Kec. pondok Aren Tangerang Selatan tidak mengambil tindakan sampai saat ini terhadap Ketua Rt.10 Rw. 01 Kel. Pondok Karya yang dimana sudah melanggar dugaan tindak pidana Pemalsuan tanda tangan dan pungli terhadap warga yang menerima BST.

Kami berharap agar pak lurah untuk mengambil sikap dan dapat melakukan tindakan secara tegas terhadap Ketua Rt. 10 Rw. 01 Kel. Pondok Karya, Kec. Pondok Aren Tangerang Selatan.(Red)

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar