oleh

KKN Mahasiswa UNDIP pulang kampung ajarkan pelatihan UKM

KKN Mahasiswa UNDIP pulang kampung ajarkan pelatihan UKM
KKN Mahasiswa UNDIP pulang kampung ajarkan pelatihan UKM

 

HarianSoloRaya.COM, Sragen – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Diponegoro TIM I UNDIP tahun 2020/2021 di Desa Tegalrejo, Kelurahan Tegalombo, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen menggerakkan warga sekitar untuk mencegah penyebaran COVID-19.

 

Rangkaian kegiatan KKN dilakukan mulai tanggal 4 Januari 2021 hingga 16 Februari 2021 mendatang. Tema KKN yang diangkat adalah mengenai “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s)”.

 

KKN Mahasiswa UNDIP asal Sragen, Yesi Pratama Aprilia Ningrum mengadakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat Desa Tegalrejo, Kelurahan Tegalombo, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai corona, cara mencuci tangan yang benar dan penerapan protokol kesehatan dengan harapan dapat mencegah penyebaran virus ini.

 

“Program Penerapan Protokol Kesehatan di Desa Tegalrejo bertujuan untuk memutus penyebaran virus Corona. Selain itu, harapannya agar pemahaman yang saya berikan kepada masyarakat dan anak-anak SD tersebut dapat menegakkan kedisiplinan mereka dalam menjalankan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak). Mereka juga mengimbau agar orangtua terlibat aktif untuk menerapkan 3M di rumah, agar anak dan orang tua dapat menerapkan perilaku mencuci tangan yang termasuk perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan. Sedangkan untuk program pemberdayaan yaitu pelatihan pembuatan serbuk jamu bertujuan untuk melatih masyarakat terutama kalangan muda tentang pembuatan serbuk jamu yang memiliki beberapa khasiat salah satunya meningkatkan sistem imunitas tubuh, dimana menjaga imunitas atau daya tahan tubuh merupakan salah satu cara yang penting agar dapat terhindar dari infeksi virus termasuk covid-19,” jelas Yesi.

 

Yesi juga menuturkan harapannya melalui kegiatan pelatihan pembuatan serbuk jamu dari tanaman herbal dapat menjadi produk kesehatan keluarga sekaligus dapat bernilai ekonomis dan menambah penghasilan dengan membentuk usaha mandiri maupun kelompok, bahkan bisa menjadi lahan pekerjaan yang menjanjikan. Sehingga generasi muda dapat menjadi wirausaha yang berbasis kearifan lokal.

 

Menurut Dosen Pembimbing KKN, Marwini, pelaksanaan program kerja mahasiswa sudah berjalan dengan baik karena didasari oleh survey potensi daerah terlebih dahulu.

 

Kegiatan KKN pulang kampung ini sangat didukung oleh pemerintah desa setempat, diharapkan dengan adanya KKN ini masyarakat memiliki kesadaran untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di minggu-minggu berikutnya dan lebih kreatif dalam memanfaatkan bahan- bahan lokal lainnya yang bermanfaat dalam meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Sragen. (Red-Yesi PAN).

 

 

 

 

 

Editor : Catur H

 

 

1
SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terkini