oleh

KAMRI Dan GMPK Aksi Unjuk Rasa Didepan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan

-DAERAH-81 views

Harian Solo Raya, MAKASSAR, – Koalisi Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) dan Gerakan Mahasiswa Pejuang Kerakyatan (GMPK) Sulawesi Selatan (Sulsel) gelar unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kota Makassar, Rabu (23/06/21).

Aksi yang terdiri dari puluhan Mahasiswa orasi bergantian menuntut Kejati mengusut tuntas kasus tindak pidana korupsi pipa distributor Avtur tahun 2013-2020.

Jendral Lapangan, Muh Syuaib dengan tegas dalam orasinya mendesak Kejati Sulsel untuk segera menyelesaikan kasus tersebut.

“Ini perkara yang sudah bergulir di Kejati Sulsel dengan itu saya minta pihak kejati usut tuntas kasus ini, sebab ada indikasi dugaan tindak pidana korupsi proyek jaringan pipa distribusi avture pertamina dari PBBM Makassar menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin,” ujar Syuaib.

Syuaib juga mengutarakan dugaan kerugian negara sekitar Rp.154 Milyar dari anggaran APBN tahun 2013

“Kami juga menduga dengan adanya indikasi korupsi negara rugi hingga Rp.154 Milyar, olehnya itu kuat dugaan pekerjaan hanya capai 81 persen bukan 100 persen, dengan ini saya tegaskan jangan ada komunikasi yang terselubung untuk menutupi kasus tersebut,” tutupnya.

Sementara itu Aidil pihak dari Kejati Sulsel yang menemui massa aksi mengatakan akan menindaklanjuti tuntutan massa aksi.

“Kami akan sampaikan kepimpinan dan akan menindaklanjuti tuntutan dari kalian,” ujarnya saat menemui massa aksi.

Aksi yang membakar ban bekas membuat arus lalu lintas di Jl.Uripsumuharjo agak lambat.

Adapun tuntutan aksi, yaitu :
1. Mendesak kejaksaan tinggi untuk mengusut tuntas kasus tindakan pidana korupsi pipa distribusi avtur tahun 2013-2019 yang bergulir di Kejati Sulsel.
2. Mendesak kejaksaan tinggi untuk segera tangkap dan adili pihak terlibat dalam indikasi dugaan tindak pidana korupsi distribusi pipa avtur dari PBBM Makassar menuju bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
3. Mendesak Kejati Sulsel segera melakukan penetapan tersangka mengingat kasus ini sudah bergulir sejak lama.

( Wahyu )

SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar