Kalau Ada Rentenir di Pasar, Silahkan Laporkan

Tidak ada komentar 302 views
Banner IDwebhost

Hariansoloraya.Com, Sragen — Rentenir atau lintah darat kembali menghantui sejumlah pedagang di Pasar Bunder Sragen. Mereka akhirnya mengadakan musyawarah bersama yang difasilitasi Bidang Pasar Dinas Perdagangan Sragen.

Rentenir tersebut meminjamkan uang panas antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta dengan bunga perhari dari pinjaman pokok. Mereka biasanya berasal dari suku Batak dengan perilaku yang kasar dan bengis yang siap menerkam para pedagang kecil.

“Orangnya kejam, Mas. Kalau nagih suka keluar kata-kata kasar. Gak peduli orangnya sedang sakit atau apa, ya tetap dicari di rumahnya. Selama pokoknya itu belum dibayar, dia akan terus mengejar,” kata salah satu pedagang, Lasmi (40), asal Desa Kalibening, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Lasmi tidak sendirian. Bersama 80 pedagang Pasar Bunder Sragen lainnya berkumpul untuk musyawarah dengan Koperasi Simpan Pinjam Artho Moro Dhewe Sragen dan Dinas Perdagangan di Gedung IPHI Krapyak, Sragen, Kamis (3/10).

Pengurus Paguyuban Pedagang Sore Malam Sragen (Somas), Haryanto, menyarankan kepada pedagang agar pinjam di koperasi karena lebih berkah.

“Kalau mengetahui ada rentenir maka bisa lapor ke Satpam atau pengurus paguyuban. Jangan minta bantuan kepada organisasi lain di luar pasar,” ujarnya

Kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Sragen, Widya Budi mengatakan, kasus rentenir yang menjerat pedagang sudah direspons dan jadi perhatian Bupati Sragen dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen. Widya menyarankan adanya strategi untuk memerangi rentenir.

“Caranya dengan tidak pinjam ke rentenir dan tidak mengulang pinjam ke rentenir karena bunganya besar 10 %-15 % dan penagihannya sampai ke rumah. Seharusnya saling nguripi bukan mateni. Kalau rentenir ini malah mateni,” ujarnya. (Red)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kalau Ada Rentenir di Pasar, Silahkan Laporkan"