Ini Tindakan TP4D Kejari Wonogiri Terkait Proyek Pembangunan Jalan Talesan-Sendang

Banner IDwebhost

Hariansoloraya.Com, Wonogiri — Tim TP4D Kejari Wonogiri menemukan satu proyek yang dibiayai dari Dana Insentif Desa (DID) di Kecamatan Purwantoro tidak selesai tepat waktu. Oleh sebab itu, tim merekomendasikan agar penyedia barang/jasa diberikan sanksi.

 “Hasil monitoring kami itu proyek pembangunan jalan Talesan-Sendang di Kecamatan Purwantoro belum selesai pada waktu yang ditentukan,” beber Kajari Wonogiri Agus Irawan Yustisianto melalui Kepala Seksi Intelejen Amir Akbar NQ yang juga selaku Ketua TP4D Wonogiri, Jumat (4/10).

Aplikasi Hadirku Ngadat, BKD Wonogiri : Seperti Leher Botol

Disampaikan, temuan itu merupakan hasil monitoring yang pihaknya pada sejumlah proyek yang bersumber dana dari DAK dan DID. Dimana, ditemukan satu pekerjaan jalan belum tuntas. Yaitu, ruas jalan Desa Talesan- Desa Sendang di Kecamatan Purwantoro dengan anggaran sekitar Rp 6 miliar. Proyek itu sendiri dibiayai melalui DID.

 “Kalau proyek DAK yang kami kawal sudah selesai semua,” ujarnya.

Sebenarnya, kata Amir Akbar, proyek pembangunan ruas jalan Talesan-Sendang memiliki waktu pengerjaan selama 90 hari. Namun, hingga waktu berjalan proyek itu masih menyisakan pekerjaan sekitar dua persen. Dimana ada pekerjaan talud dan badan jalan belum rampung.

Dia menambahkan, mendapati temuan itu tim memerintahkan kepada penyedia barang dan jasa untuk segera menyelesaikan pekerjaannya. Disaat itu, penyedia menyanggupinya dengan meminta waktu pengerjaan empat hari.

 “Sanksinya ya denda 1/10000 dari nilai kontrak,” jelasnya.

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ini Tindakan TP4D Kejari Wonogiri Terkait Proyek Pembangunan Jalan Talesan-Sendang"