oleh

Gibran Kini Makin Percaya Diri, Gibran Tidak Akan Maju Tanpa Rekomendasi DPP PDI-P

Solo, HarianSoloRaya – Usai uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPP PDIP, Gibran Rakabuming Raka semakin percaya diri akan memperoleh rekomendasi sebagai calon Walikota Solo. Secara eksplisit, dia mengatakan tak ingin menjadi wakil walikota. Saat ditanya soal peluangnya dipilih mengisi posisi wakil wali kota, Gibran menegaskan dirinya hanya mendaftar pada posisi walikota.

“Saya kan daftarnya jadi walikota. Kita nunggu rekomendasi sajalah,” kata Gibran di Solo, Selasa (12/2).

Gibran pun bahkan semakin terbuka dengan mengatakan ingin dipasangkan dengan sosok calon wakil walikota yang dia inginkan. Dia berharap mendapatkan sosok senior yang bisa melengkapi kekurangan dirinya.

“Tahu sendirilah, saya ini baru di politik, pengalamannya belum banyak. Saya pengin (wakil) yang mateng. Kolaborasilah yang junior sama senior,” ujarnya.

Namun dalam uji kelayakan dan kepatutan kemarin, kata Gibran, tidak ada pembicaraan mengenai wakil. Dia memilih menunggu keputusan DPP PDIP, yang diperkirakan diumumkan tak lama lagi.

“Kita tunggu saja keputusan Ketua Umum. Kita tunggu saja. Mungkin akhir bulan, mungkin awal Maret,” ujarnya.

Sementara itu, rivalnya sesama bakal calon Walikota Solo, Achmad Purnomo juga masih optimistis meraih rekomendasi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sebab, dia merupakan bakal calon yang diusulkan dari kader tingkat bawah di DPC PDIP Solo.

“Kalau saya optimistis saja karena saya tahu proses penjaringannya mulai anak ranting. Mestinya DPP mempelajari kenapa Purnomo – Teguh dicalonkan oleh arus bawah,” kata Purnomo di Balai Kota Solo.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan kemarin, Purnomo meminta DPP PDIP segera mengumumkan rekomendasi. Dia mengungkapkan kepada Puan Maharani, Hasto Kristiyanto dan Bambang Wuryanto yang menjadi pewawancara.

“Pada saat wawancara (fit and proper test) saya nyuwun (minta), kalau bisa rekom secepatnya. Saya berasumsi, kalau berlarut-larut, nanti masyarakat terganggu,” kata Purnomo.

Dia mendapatkan kabar burung bahwa rekomendasi akan turun pada 23 Februari 2020. Namun dia tidak tahu apakah rekomendasi akan diumumkan untuk seluruh daerah atau sebatas Kota Solo.

“Ada info tidak resmi, rekomendasi diumumkan 23 Februari. Katanya dari daerah-daerah lain, Solo termasuk apa nggak, saya nggak tahu,” ujar dia.

Seperti diketahui, hanya tiga bakal calon kepala daerah Solo yang diundang ke DPP PDIP untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan, tiga orang tersebut ialah Gibran Rakabuming Raka, Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa.

Gibran mendaftar Pilkada Solo 2020 melalui penjaringan DPD PDIP Jawa Tengah. Sedangkan Purnomo – Teguh adalah pasangan bakal calon yang diusulkan oleh DPC PDIP Solo.

Silaturahmi Ngobrol Bareng Warga Masyarakat Joho Manahan Surakarta Dengan Mas Gibran
Silaturahmi Ngobrol Bareng Warga Masyarakat Joho Manahan Surakarta Dengan Mas Gibran

Sementara itu saat Gibran di tanya salah seorang warga di Joho, Manahan, Surakarta saat acara “Silaturahmi Ngobrol Bareng Warga Masyarakat Joho Manahan Surakarta Dengan Mas Gibran”

menyatakan tidak akan maju jadi calon walikota solo kalau DPP PDI-P tidak memberikan rekomendasi, Walaupun Banyak Partai dan Independent mendukungnya. (CH86)

 

1
SHARE :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Berita Terkini