Ada apa Pedagang Pasar Legi Lebih Baik Sewa Toko daripada Pasar darurat ?

Banner IDwebhost

Hariansoloraya.com, Solo — Sejumlah pedagang Pasar Legi lebih memilih berjualan dengan menyewa kios di sekitar lokasi pasar utama yang terbakar daripada menempati kios pasar darurat. Alasan utama pedagang memilih menyewa kios karena lebih menjanjikan untuk berjualan.

“Sejak saya menempati pasar darurat Pasar Legi kondisinya memang sepi. Belum banyak pedagang menempati kios darurat yang telah dibangun Pemkot Solo awal tahun ini,” ujar seorang pedagang kerupuk, Mulyani kepada Hariansoloraya.com, Senin (14/10).

Ia mengungkapkan, pedagang lebih banyak memilih berjualan dengan menyewa kios pertokoan dibandingkan harus menempati kios pasar darurat. Hal itu yang membuat kondisi pasar darurat saat ini tampak sepi.

“Kios-kios pasar darurat yang ada sekarang banyak digunakan pedagang untuk menyimpan barang dagangan saja. Saya tidak melihat ada pedagang berjualan di kios,” kata dia.

Ia melihat sendiri pedagang banyak berjualan di kios pertokoan dengan menyewa Rp 50 juta per tahun. Akibatnya kios pasar darurat di sepanjang Jalan Sabang banyak kosong.

“Kios darurat itu hanya difungsikan sebagai gudang penyimpanan. Saya lihat hanya setengah pedagang yang menggunakan kios darurat itu sebagai lokasi berjualan,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Wawan Sumito mengungkapkan, seharusnya dari pengola pasar bisa tegas dalam menertibkan pedagang yang tidak menempati kios di pasar darurat.

“Ya kalau seperti ini bisa sepi terus pasar darurat. Harusnya ditertibkan atau diberikan teguran,” tambahnya. (Red)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ada apa Pedagang Pasar Legi Lebih Baik Sewa Toko daripada Pasar darurat ?"